Pengajaran Di Kala Musibah

Musibah alam seperti gempa bumi atau tsunami memberikan pengaruh destruktif yang amat besar bagi masyarakat. Hampir segala ranah tergoda pun lumpuh. Tidak terkecuali pengajaran. Dikala musibah melanda, aktivitas yang terkait pengajaran praktis terhenti. – St monica school Jakarta

Tapi, situasi hal yang demikian tak boleh berlarut-larut. Pengajaran sebisa dan secepat mungkin sepatutnya dihidupkan kembali. Cuma inilah disadari betul oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla saat musibah gempa bumi dan tsunami melanda Sulawesi Tenggara. Musibah selang sebagian hari sesudah musibah, JK menegaskan segala siswa sepatutnya seketika masuk sekolah. Musibah yang terjadi jangan hingga menyurutkan upaya-upaya untuk mencerdaskan buah hati bangsa.

JK lantas minta supaya Dinas Pengajaran di masing-masing tempat terdampak musibah untuk mendata sekolah-sekolah rusak untuk direhabilitasi. Apabila ada sekolah yang rusak, karenanya sementara siswa sekolahnya dipindah ke sekolah yang tak rusak.

“Sekolah tadi aku telah meminta seketika data dan terus rehabilitasi, dan tak boleh itu, tak boleh dalam satu bulan, tak sekolah. Tak rusak taruh ditaro yang tak rusak sementara,” ujar JK berakhir meninjau Palu-Donggala, pada 5 Oktober 2018.

Buah situasi belajar mendidik belum benar-benar normal, para siswa kongkretnya bermotivasi mencontoh pembelajaran yang disajikan guru. Tak-buah hati sekolah konsisten menerima pelajaran yang cukup supaya mereka tak tertinggal pembelajaran. Lebih dari itu, belajar dapat mengalihkan pikiran mereka dari pengaruh dan pelaksanaan pemulihan pascabencana.

Tidak cuma di Palu, Sulawesi Tenggara, tempat-tempat lain yang terkena musibah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), sampai Banten dan Lampung, juga sepatutnya melaksanakan hal serupa. Pengajaran konsisten sepatutnya menjadi prioritas seraya mengoreksi situasi dan keadaan yang porak poranda imbas musibah.

Pemerintah bahkan telah sepantasnya menindaklanjuti situasi hal yang demikian dengan kebijakan khusus di ranah pengajaran untuk para siswa korban musibah. Apalagi Ujian Nasional (UN) 2019 akan dimajukan cara kerjanya dari bulan April ke bulan Maret.

Kementerian Pengajaran dan Kebudayaaan (Kemendikbud) bahkan mengeluarkan kebijakan perihal Ujian Nasional (UN) di tempat terdampak musibah. Konten UN di tempat terdampak musibah akan dibedakan dan disesuaikan dengan situasi masing-masing tempat. Artinya, materi ujian akan disesuaikan dengan pembelajaran yang telah didapatkan sebelum musibah melanda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *