Menerapkan Sistem Keamanan Pada Gedung Perkantoran

Ketersediaan ruang kantor di Jakarta semakin tahun semakin banyak jumlahnya. Tingkat okupasi terus mengalami penurunan. Tingkat kompetisi antar gedung semakin kompetitif. Masing-masing pengelola gedung mempertimbangkan cara untuk menarik perhatian penyewa. Mulai dari pemberian harga sewa miring, fasilitas yang komplit sampai jaminan keamanan yang baik.

Berikut cara keamanan yang digunakan oleh perusahaan dan sudah menjadi standard international di gedung perkantoran Jakarta. Mari simak ulasannya!

Buat perencanaan program keamanan gedung

Setiap gedung perkantoran harus mempunyai perencanaan sistem keamanan. Yang menjadi hal utama dalam perencanaan sistem keamanan yaitu segala sesuatu yang menjadi prioritas penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keamanan di dalam gedung.

Seandainya persoalan keamanan yang menjadi prioritas utamanya yaitu sumber tenaga manusia karenanya yang harus mendapatkan perhatian adalah jumlah dan kualitas keamanannya. Kemudian untuk di berbagai titik ditunjang oleh alat teknologi sebagai bantuan. Akan tetapi hal ini sangat tergantung dari dana yang tersedia.

Tetapkan dari mana sumber tenaga manusia berasal

Setiap pengelola gedung perlu dipertimbangkan dari mana sumber keamanannya diperoleh. Apakah dibutuhkan untuk menyewa tenaga kontrak seperti outsourcing atau merekrut karyawan sendiri? Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri.

Seandainya merekrut karyawan secara swadaya akan dibutuhkan waktu tambahan untuk melatih dan mengajarnya. Belum lagi apabila ada persoalan yang berurusan dengan ijin, cuti dan lain sebagainya.

Akan tetapi jika mempertimbangkan pekerjaan sama dengan perusahaan penyedia tenaga kerja untuk keamanan, perlu dilihat apakah ada jaminan bahwa keamanan yang kita inginkan bisa memberikan loyalitas maksimal kepada keadaan keamanan yang kita harapkan atau tidak.

Memutuskan tugas dan tanggung jawab seorang petugas keamanan

Baik itu karyawan sendiri maupun dari tenaga outsourcing, yang perlu dilihat adalah apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab. Pastikan bahwa tanggung jawab dan tugas setiap petugas keamanan tidak melebihi apa yang sanggup dikerjakan. Contohnya Anda memaksakan seorang petugas keamanan berjaga selama 24 jam tanpa ada pergantian.

Perhatikan juga, bagaimana sistem mengenali seorang petugas keamanan. Apakah seragam yang diterapkan sudah  mematuhi peraturan atau tidak?

Apa saja perlengkapan yang harus dikenakannya saat bertugas. Contohnya tongkat, pluit, atau senjata guna melindungi diri dan aset perusahaan. Termasuk juga melindungi pegawai perusahaan lain.

Kunjungi Juga: Jasa Keamanan Satpam

Menyusun tugas jaga

Perlu dilihat pula kepada tanggapan seorang petugas keamanan dalam menginspeksi ruangan kantor dan sekitarnya. Apakah sudah disusun peraturan jaga keliling atau ada jam-jam tertentu dimana seorang petugas keamanan harus mengisi data dan menandatangani formulir khusus saat mengawasi kawasan tertentu.

Tugas jaga setiap petugas keamanan harus dilakukan secara bergantian. Jangan sampai melebihi batas kemampuan petugas keamanan. Pergantian jaga antar petugas juga harus diatur secara ketat.

Masuk keluar masuk ke dalam kantor

Demi menjamin tingkat keamanan yang tinggi dibutuhkan adanya satu hukum untuk memastikan jalan keluar masuknya setiap karyawan atau pengunjung. Jangan hingga gedung perkantoran mempunyai banyak jalan masuk. Sekiranya hal tersebut terjadi, dapat dipastikan tingkat keamanan kantor akan sangat buruk.

Mendesain pintu dengan tingkat keamanan yang tinggi dibutuhkan sistem tersendiri. Apakah pintu keluar masuk hanya menerapkan satu arah atau dapat bolak balik.

Bagaimana dengan desain pintu? Apakah pintu besar dengan kunci ditengah atau menerapkan pintu besar yang berputar seperti di gedung pada umumnya? Yang jelas, desain pintu juga menjadi nilai penting terhadap keamanan gedung.

Simak Juga: Perusahaan Jasa Security

Peraturan terhadap tamu kantor

Setiap tamu yang hendak memasuki ruangan kantor perlu diperhatikan dengan seksama. Bagaimana sistem pengendalian yang layak kepada tamu.

Apakah perlu dilakukan secara peraturan yang baku atau cukup dengan verbal saja. Semua tergantung dari tingkat keamanan di luar lingkungan kantor, lalu kemudian diatur dan dibakukan dengan peraturan kantor.

Seandainya dirasa memang dibutuhkan, maka jalan masuk seluruh tamu perlu diperketat. Apakah dibutuhkan adanya penahanan kartu identitas selama berada dalam kantor. Apakah perlu petugas keamanan menemani tetamu yang diberikan jalan masuk ruangan atau tidak. Semua tergantung dengan kebijakan dan lingkungan kantor.

Fungsi lift dan tangga

Lift dan tangga merupakan jalan masuknya seseorang menuju ruangan di lantai yang lain. Apakah semua orang memiliki jalan masuk ke setiap lantai? Apakah ada hukum yang tertulis bahwa tidak semua orang atau karyawan sekalipun boleh melewati sebuah lantai yang diberikan pertanda private?

Terkadang persoalan muncul jika hukum belum tertulis dengan jelas. Sehingga tak mustahil jika muncul kesalahpahaman di kemudian hari. Betapa bagusnya apabila semua penyewa kantor mengetahui bagaimana peraturan kantor diatur.

Baca Juga: Perusahaan Jasa Satpam

Pintu dalam ruangan kantor

Untuk sebuah kantor yang telah diberikan label aman sekalipun, seluruh pintu keluar masuk belum tentu benar-benar aman.

Amati jalan masuk keluar ruangan, apakah dibutuhkan sebuah sistem khusus untuk menutup pintu. Terkadang karyawan terburu-buru sehingga pintu tidak tertutup dengan benar.

Amati juga potensi yang rawan jika hal itu terjadi. Akan lebih baik setiap petugas keamanan menetapkan seluruh pintu tertutup dengan benar sesudah semus pegawai kantor meninggalkan gedung.

Masuk lahan parkir

Keamanan tidak hanya mencakup ruangan didalam saja. Lahan parkir juga perlu mendapatkan perhatian yang sama besarnya.

Perlu dilihat berapa kapasitas kendaraan yang bisa tertampung. Lalu apakah ada lahan yang berbeda antara motor dan kendaraan?

Sebagai unsur dalam kenyamanan penyewa gedung, cara pendataan kendaraan yang memasuki kawasan kantor. juga harus terorganisir dengan baik. Terapkan cara mengindentifikasi pengemudi yang membawa kendaraan masuk dan pengemudi yang membawa kendaraan keluar.

Cek Juga: Penyedia Jasa Security

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *